Studi Literatur

By : Diana Karlina (320910005) & Fenny Rahadian Putri (320910007)

Studi kasus : Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier pada Toko Onderdil

Metode : Promethee

A. Metode sama, kasus beda
1. Judul :
Novaliendry, D. (2009). APLIKASI PENGGUNAAN METODE PROMETHEE DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN MEDIA PROMOSI . Kursor, 104-111.
URL:
http://kursor.trunojoyo.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/vol5_no2_p4.pdf

2.  Studi Kasus :
a. Tempat :  STMIK Indonesia
b. Tahun :
2009

3. Metode : Promethee
a. Kelebihan :
Keuntungan dari metode  promethee adalah mempertimbangkan ukuran-ukuran berbeda pada waktu yang sama, yang mana mustahil dengan proses dasar keputusan yang umum berdasar pada hanya satu ukuran (dapat menggunakan ukuran-ukuran berbeda untuk masing-masing dimensi).
b. Kekurangan :
Kelemahan dari metode  promethee adalah jika didapatkan nilai parameter  delta = 0, maka metode  promethee tidak  dapat dijalankan.

4. Kesimpulan :

Kasus ini dapat diterapkan dalam kasus pemilihan supplier pada toko onderdil, karena pemilihan media promosi juga merupakan Multi Kriteria Decision Making, di mana kriterianya merupakan kriteria yang sifatnya kualitatif.

Dalam kasus penentuan media promosi yang menggunakan metode promethee ini sudah cukup baik, karena di dalam metode ini, semua parameter yang dinyatakan mempunyai pengaruh nyata menurut  pandangan ekonomi.

B. Kasus sama, metode beda

1. Judul :
Amiri, Maghsoud. Ayazi, Seyed Ali. Olfat,Laya. Moradi,Javad Siahkali. (2011). Group Decision Making Process for Supplier Selection with VIKOR under Fuzzy Circumstance. International Bulletin of Business Administration. 1451-243X Issue 10. 
URL : 
http://www.eurojournals.com/IBBA_10_06.pdf

2. Studi Kasus :
a. Tempat : An Iranian Car Parts Supplier
b. Tahun :
2011

3. Metode : VIKOR
a. Kelebihan :
- Untuk optimasi dari beberapa kriteria dari sistem yang kompleks.
- Mempertimbangakan dua jenis bobot, yaitu berat dari kriteria, dan berat dari peningkatan utility group.
- Alternatif terbaik dipilih berdasarkan meningkatkan utility group dan meminimalisir regret group.
- Dapat menentukan daftar rangking, solusi, dan interval bobot stabilitas preferensi.
- Menghitung rasio positif dan solusi ideal negatif sehingga menghasilkan solusi yang memperhatikan tingkat keuntungan.
-Menentukan alternatif peringkat dari kedekatan solusi ideal postif (PIS) dan menjauhkan solusi ideal negatif (NIS).
- Berfokus pada rangking dan memilih satu set alternatif dengan adanya konflik kriteria.

b. Kekurangan : 

Sama dengan metode TOPSIS, metode VIKOR menggunakan crisp value. Meskipun mempunyai banyak kelebihan, metode ini kadang tidak dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan sulit untuk menerjemahkan penilaian manusia ke dalam nilai-nilai numerik. Seringkali pembuat keputusan harus membuat keputusan dari data yang ambigu atau tidak tepat.

4. Kesimpulan :

Metode VIKOR dengan penerapan fuzzy dalam kasus pemilihan supplier spare part mobil ini dapat menangani lebih dari satu kriteria dan saling bertentangan antar kriteria satu dengan yang lain yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Metode ini merupakan salah satu metode dari teori MCDM. Teori MCDM lainnya yaitu berupa Promethee, AHP, TOPSIS, dan DEA. Namun, metode VIKOR ini sering sekali menyebabkan pembuat keputusan untuk mengambil keputusan dari data yang ambigu atau tidak tepat.

Dari berbagai macam teori MCDM tersebut, untuk kasus pemilihan supplier spare part mobil ini dibutuhkan metode yang menyebabkan pembuat keputusan untuk bebas menentukan skalanya sendiri dan lebih fleksibel. Metode tersebut adalah Promethee. Dalam kasus pemilihan supplier toko onderdil ini juga akan menggunakan metode Promethee karena si pembuat keputusan dapat menentukan skalanya sendiri dan tidak dari data yang ambigu.

C.   Studi kasus sama / metode sama

1. Judul
Wulandari, Retno Ayu Pramodhani, PENERAPAN METODE PROMETHEE DAN ELECTRE DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER OBAT DAN ALAT KESEHATAN: Skripsi (2010), Stikom Surabaya, 2010.
URL :
http://digilib.stikom.edu/detil.php?id=956&q=sistem%20pendukung%20keputusan%20pemilihan%20supplier%20obat%20electree

2. Studi Kasus
a. Tempat : PT. Mitra Farma Anugerah Lestari Kediri
b. Tahun :
2010

3. Metode : Promethee dan Electree
a. Keuntungan :
- Dengan menggunakan metode promethee, estimasi dari dominasi kriteria yang digunakan adalah penggunaan nilai dalam hubungan  outranking.
- Di dalam promethee, pembuat keputusan bebas menentukan skalanya sendiri, pilihan dan hipotesa dari analisa dan bukan pada metode turuanan
- Dengan menggunakan electre, pengambilan keputusan multikriteria berdasarkan pada konsep outranking dengan menggunakan perbandingan berpasangan dari alternati-alternatif berdasarkan setiap kriteria yang sesuai.
- Penentuan nilai bobot untuk metode promethee lebih fleksibel.
- Perhitungan dan pembobotan menggunakan metode promethee dan electree mampu diimplementasikan dengan baik pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier Obat dan Alat Kesehatan, karena bersifat multiobjectives yaitu banyak tujuan yang ingin dicapai dan multikriteria, sehingga mampu menghasilkan tiga alternatif supplier obat terbaik sesuai dengan perhitungan kedua metode tersebut.

b. Kerugian :
- Pada electree nilai bobot sudah memiliki ketentuan yaitu antara 1-5, sehingga penentuan nilai bobot leboh terbatas dan rumit pada saat akan menentukan nilai bobotnya.
- Dengan menggunakan metode promethee dan electree tersebut, hasil yang didapat kurang optimal.

4. Kesimpulan

Agar hasil yang dihasilkan optimal, dalam kasus pemilihan supplier obat ini harus berfokus pada satu metode saja. Begitu juga untuk kasus  pemilihan supplier toko onderdil,  maka akan dipilih hanya salah satu metode dari kedua metode di atas yaitu menggunakan metode Promethee. Karena  dalam penentuan nilai bobot untuk metode promethee lebih fleksibel.


Kesimpulan (all)
Berdasarkan hasil review dari berbagai macam studi literatur, dapat disimpulkan bahwa, pemilihan supplier dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu : VIKOR, Electree, maupun Promethee.

Melihat dari kelebihan dan kekurangan dari seluruh metode tersebut, dengan menggunakan metode Promethee dalam kasus pemilihan supplier pada toko onderdil ini dapat dikatakan cukup baik dan optimal dalam menentukan alternatif pemilihan supplier terbaik. Karena  dalam penentuan nilai bobot untuk metode promethee lebih fleksibel.

Leave a Response